Mempercantik Bougenville dengan Stek Batang - SEGI DWI

Mempercantik Bougenville dengan Stek Batang

By Dwi Aryn - Friday, July 13, 2018



Siapa sih yang gak kenal bunga yang satu ini? Bunga yang populer dan mahal pada masanya. Jadi inget kejadian gak enak, karena dulu bunga kertas milik ibuku raib diambil maling. Gak tanggung-tanggung loh! Tiga batang besar yang dia ambil yang lalu diangkut menggunakan mobil (nampak ada bekas roda mobil) pada malam hari. Ini jelas pencurian berencana kan? hehehe

Jadi dua minggu yang lalu aku coba-coba nih stek beberapa batang bunga kertas yang ada di rumah. Dengan modal batang bougenville liar yang sudah lama tak terawat dan hampir kering, aku mempersiapkan alat-alat yang dibutuhkan yaitu silet yang masih baru, plastik 2 ons, tali rafia, dan koran (bila perlu).

1. Siapkan beberapa jenis batang muda bougenville yang akan kita stek pada batang induk. Nah batag induk bougenville yang biasa digunakan biasanya menggunakan bougenville liar. Biasanya yang liar memiliki warna daun hijau solid, dan warna bunga merah atau oranye. 


2. Setelah menemukan warna-warna yang cocok untuk distek ke batang induk,  pilih cabang batang termuda pada batang bougenville liar tadi yang akan dijadikan induk.



3. Pada cabang batang induk termuda yang kita pilih tadi kita lakukan pemotongan pada pucuk setelah itu belah ujung batang yang sudah dihilangkan pucuknya menjadi dua dengan kedalaman kurang lebih 5mm. Jangan terlalu tipis  dan dalam karena akan mudah patah.

4. Runcingkan batang calon stek warna dan sambungkan ke cabang induk tadi

5. Ikat menggunakan tali rafia dengan kuat.



6. Bungkus menggunakan plastik ons.

7. Ini tips dari pemilik kebun bunga langgananku yaa, yakni dengan menutup lagi dengan koran agar tidak terpapar matahari langsung.

8. Setelah jangka waktu kurang lebih 10 hari bungkusan plastik baru boleh dibuka tapi biarkan ikatan pada sambungan stek.



Kalo aku sih kemarin gak pake tips nomor 7 yaa, dan beberapa memang ada yang gagal. Tapi kegagalan tentunya bukan berasal dari satu faktor aja ya, bisa jadi batag yang kita pilih terlalu tua, atau suhu dan kelembapan udara sedang kurang cocok dengan kondisi tanaman.



Nah silahkan dicoba dan rawat kembali bunga-bunga Anda
Wassalam~

  • Share:

You Might Also Like

10 Komentar di Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

10 Komentar

  1. Wah bunga ini memang cantik, perawatannya juga mudah

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya.. dan gak perlu terlalu sering disiram :)

      Delete
  2. ternyata caranya mudah ya, bisa dicoba nih

    ReplyDelete
  3. Udah lama nggak berkebun sih, tapi suka sama bunga itu

    ReplyDelete
  4. Bunga legendaris nih hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya legend banget yaa, sampe ada kenangan tersendiri wkwkwk

      Delete
  5. untuk perawatannya sendiri gimana mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. pemupukan kalo aku sih cuman satu bulan sekali pakai pupuk kompos/pupuk kandang secukupnya, kalo sekarang sih lagi rajin jadi penyiraman setiap hari pagi dan sore hehehe

      Delete